daun bertaburan

Selasa, 12 Mei 2015

PERKEMBANGAN E-MONEY DI INDONESIA



Pengertian E-Money
Uang elektronik ( atau E-Money ) adalah uang yang digunakan dalam transaksi Internet dengan cara elektronik. Biasanya, transaksi ini melibatkan penggunaan jaringan komputer (seperti internet dan sistem penyimpanan harga digital). (Hysocc, 2014).
Menurut Blasta (2013) Pengertian electronic money (e-money) mengacu pada definisi yang dikeluarkan oleh Bank for International Settlement (BIS) dalam salah satu publikasinya pada bulan Oktober 1961. Dalam publikasi tersebut e-money didefinisikan sebagai produk stored-value atau prepaid dimana sejumlah nilai uang disimpan dalam suatu media elektronis yang dimiliki seseorang. E-money akan berkurang pada saat konsumen menggunakannya untuk pembayaran. Disamping itu e-money yang dimaksudkan disini berbeda dengan “single-purpose prepaid card” lainnya seperti kartu telepon, sebab e-money yang dimaksudkan di sini dapat digunakan untuk berbagai macam jenis pembayaran (multipurposed).
E-money dapat digunakan untuk berbagai macam jenis pembayaran (multi purpose) dan berbeda dengan instrumen single purpose seperti kartu telepon. Tapi Indonesia E-money dari satu bank tidak bisa digunakan disemua tempat pembelanjaan, rumah makan, dll. Satu bank hanya bisa digunakan ditempat-tempat tertentu saja ini yang menjadi salah satu kekurangan e-money di indonesia. Ada pun keuntungan dari e-money menurut Blasta (2013), adalah cepat dan nyaman dibandingkan dengan uang tunai, khususnya untuk transaksi yang bernilai kecil (micro payment), disebabkan nasabah tidak perlu menyediakan sejumlah uang pas untuk suatu transaksi atau harus menyimpan uang kembalian. Selain itu, kesalahan dalam menghitung uang kembalian dari suatu transaksi tidak terjadi apabila menggunakan e-money. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu transaksi dengan e-money dapat dilakukan jauh lebih singkat dibandingkan transaksi dengan artu kredit atau kartu debit, karena tidak harus memerlukan proses otorisasi on-line, tanda tangan maupun PIN. Selain itu, dengan transaksi off-line, maka biaya komunikasi dapat dikurangi. Electronic value dapat diisi ulang kedalam kartu e-money melalui berbagai sarana yang disediakan oleh issuer.

Perbedaan E-Money Dengan Kartu Debet dan Kartu Kredit.
Masyarakat masih banyak yang bertanya apa perbedaan e-money tadi dengan kartu debet dan kartu kredit . Perbedaan e-money dengan kartu debet dan kartu kredit menurut Blastta (2013) adalah 
1. Prepaid product (e-money)
·         Nilai uang telah tercatat dalam instrumen e-money, atau sering disebut dengan stored value.
·         Dana yang tercatat dalam e-money sepenuhnya berada dalam penguasaan konsumen.
·         Pada saat transaksi, perpindahan dana dalam bentuk electronic value dari kartu e-money milik konsumen kepada terminal merchant dapat dilakukan secara off-line. Dalam hal ini verifikasi cukup dilakukan pada level merchant (point of sale), tanpa harus on-line ke computer issuer.
2. Access product (kartu debet dan kartu kredit)
·         Tidak ada pencatatan dana pada instrumen kartu.
·         Dana sepenuhnya berada dalam pengelolaan bank, sepanjang belum ada otorisasi dari nasabah untuk melakukan pembayaran.
·         Pada saat transaksi, instrumen kartu digunakan untuk melakukan akses secara on-line ke komputer issuer untuk mendapatkan otorisasi melakukan pembayaran atas beban rekening nasabah, baik berupa rekening simpanan (kartu debet) maupun rekening pinjaman (kartu kredit). Setelah di-otorisasi oleh issuer, rekening nasabah kemudian akan langsung didebet. Dengan demikian pembayaran dengan menggunakan kartu kredit dan kartu debet mensyaratkan adanya komunikasi on-line ke komputer issuer.
Perkembangan E-money di Indonesia
E-money sekarang mulai berkembang di Indonesia, Tahun ketahun penguna E-money semakin meningkat. Seperti yang tertulis di blog liputan6.com “ Uang mengalami Ketinggalan Zaman” ( Nurjanah, 2015) . Menjadi populer juga banyaknya wirausaha online maupun Offline di indonesia dan transaksi yang sedang popular digunakan sekarang adalah e-money. Bahkan, fasilitas-fasilitas umum telah memperkenalkan e-money sebagai pembayaran tol, commuterline, transjakarta, parkir, dan masih banyak lagi.
Berikut ini adalah gambar tumbuh kembang e-money di Indonesia menurut Nurjanah (2015)
Dari gambar diatas  setiap tahunnya mengalami kenaikan terutama pada tahun 2013 ke 2014 dan banyak bank atau perusahaan lainya yang menyediakan jasa e-money yang telah bersertifikan BI. Menurut Lukman (2013) “e- money di Indonesia memiliki masa depan cerah”. Karena Seperti yang dilaporkan oleh Detik, (dalam Lukman, 2013) Bank Indonesia memperlihatkan beberapa statistik mengenai kondisi e-money di negara ini. Sejauh ini, e-money – uang non-tunai yang digunakan dalam transaksi – sudah digunakan sebagai alat pembayaran untuk transaksi yang bernilai kurang dari Rp 5 juta di Indonesia. Total nilai transaksi e-money di tahun 2013 mencapai Rp 6,7 miliar per hari atau Rp 2 triliun per tahun. Sementara total nilai transaksi di Indonesia adalah Rp 260 triliun per tahun.
Walaupun e-money sedang popular di Indonesia orang Indonesia masih enggan menggunakannya. Dari tren pertumbuhan tersebut, pengguna yang paling ber-antusias dalam menggunakan layanan e-money datang dari masyarakat pengguna ponsel yang jauh lebih berpotensi. Namun sayang, dari survey yang dilakukan oleh IndoTelko Forum terhadap sekitar 2.000 responden menemukan masih adanya sejumlah kendala yang harus diperbaiki sebelum layanan e-money dapat menjadi alat transasi keuangan yang dapat diandalkan.(Bhaskoro, 2014)
Salah satu penyebab enggannya orang Indonesia menggunakan e-money adalah keraguan saat menggunakannya.
Menurut  survey IndoTelko Forum (Bhaskoro, 2014)  ditemukan fakta bahwasanya masih banyak pengguna yang masih enggan untuk menggunakan layanan ini, bahkan 54% responden mengaku masih ragu-ragu dalam menggunakan e-money.
Faktornya cukup beragam, suara terbanyak datang dari keraguan masyarakat akan keamanan transaksi yang ditemukan sebesar 23% koresponden mempermasalahkan hal tersebut. Lalu ada juga sebanyak 17% mengaku khawatir akan lebih susah mengontrol pengeluaran uang ketika mengadaptasi teknologi e-money. Sementara itu, sebanyak 14% masih ragu akan pihak operator yang dikenal sebagai penyedia layanan non-finansial, serta 14% lainnya mmempertanyakan masalah penanganan jika terjadi masalah dalam layanan. Tak selesai sampai situ saja, sekitar 9% responden masih meragukan kecepatan e-money saat bertransaksi dan 9% lainnya justru masih was-was akan biaya transaksi. Ditambah lagi ada sekitar 6% responden masih menyangsikan kualitas jaringan operator yang dapat berdampak pada penurunan kualitas transaksi, dan sisa 6%-nya lagi masih mempertanyakan penggunaan e-money yang dianggapnya sulit.
Seluruh data tersebut tentu paling dapat dilihat disebabkan oleh habit masyarakat yang belum familiar dengan uang elektronik. Melihat hal tersebut, Doni Darwin mengemukakan bahwasanya sekali lagi sinergi antar pemangku kepentingan wajib adanya. “Kami sarankan semua ekosistem yang terlibat di uang digital ini untuk berjalan beriringan dan melepas sekat-sekat pembatas agar less cash society dapat benar-benar terwujud,” katanya.
E-money adalah salah satu produk jasa yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat melakukan transaksi walaupun ada kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki tapi masih banyak juga manfaat yang bisa kita gunakan. Akan tidak berguna jika banyak produk-produk unggul yang dibuat tanpa partisipasi masyarakat itu sendiri. Mari majukan Negara kita dengan memakai produk-produk yan sudah disediakan dengan baik. Negara maju bukan hanya dilihat dari fasilitas dan produk-produknya tapi juga oleh partidipasi masyarakatnya sendiri.




Daftar Rujukan
Bhaskoro,Avi,Tejo. 2014. Survey : Orang Indonesia Saat Ini Familiar Dengan
E-Money Namun Masih Enggan Untuk Menggunakan, (online). (https://dailysocial.net/post/survey-emoney-indotelko , diakses Februari 2014).
Blasta, Bobby.2013.E-Money,(online).( http://www.emoneyindonesia.com/?p=6
            ,  diakses 13 Januari 2013).
Hysocc. 2014. Uang Elektronik,(online). ( http://id.wikipedia.org/wiki/Uang_elektronik ,
            diakses 21 April 2014 ).
Lukman, Enricho. 2013. E-Money Di Indonesia Memiliki Masa Depan Cerah,(online).
Nurjanah, Rina.2015.Infografis Uang Mulai Ketinggalan Zaman,(online).

Sabtu, 21 Maret 2015

CARA MEMBUAT SERTIFIKAT dan BROSUR di MICROSOFT OFFICE

http://caramembuatsertifikatbysusi.blogspot.com/

NGOPI YUUUK

Ngopi YUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUK


Masih nefting aja dengan yang sebutan ngopi, denger ceriku ngopi yuuuuk biar gak nefting lagi sama yang namanya ngopi

Ngopi itu gak seperti yang kalaian fikirkan , dimana kita harus nongkrong diwarkop sama banyak cowok dan harus pesen kopi. kalau itu fikiran kalian lupakan semua fikiran itu.
Ngopi itu cuma sebutan buat kita kumpul-kumpul sama temen dan gk harus pesen kopi hitam kalian bisa pesen yang es susu, bisa pesen cemilan biasa.
saat ngopi itu pasti ada banyak yang akan dibahas dari masalah kuliah sampai nanti akan menjurus kepolitik negara. ngopi itu tempat kita bersantai sama teman tapi masih banyak ilmu yang didapat.
so udah gk nefting lagi dong sama yang namanya ngopi.
BUAT NGOPIMU JADI ASYIK DAN BERMANFAAT
 
http://sushyss.blogspot.com/

Jumat, 20 Februari 2015

CITA-CITA




Cita - Cita


Inget cita-cita bukan cita-cita yang goyang dumang loh ya……..!!!!!!!!!!!

Ngomong-ngomong tentang cita-cita
kalau dulu ditanya apa cita-cita kalaian??? Jawab nya “ jadi dokter,polisi,guru, pilot, dll” jawaban yang belum pasti itu wajar saat kecil tapi kalau saya Tanya ke kalian yang sudah berumur 18 tahun keatas .




 


 Apa ya cita-cita kalian????????????????????????
Kalau udah tau mau jadi apa.  Usaha apa yang udah kalian lakukan buat cita-cita kalian tadi???
Masih kah bimbang ??????



 Sama dulu aku juga masih bimbang saat masih seumur itu baru mantap memikirkan cita-cita saat umur 19 tahun. Tapi jangan ditiru ya ………………………………….!!! BAHAYA
Mulai sekarang tulis besar-besar cita-cita kalian dikamar dan usaha-usaha yang harus kalian lakukan buat mencapai cita-cita kalian itu.
Contoh cita-cita si mawar
Cita-cita nya ingin menjadi dosen dan wirausahawan yang sukses
Usaha yang dilakukan
Sekarang dia adalah kuliah S1 pendidikan 4 tahun setelah lulus S1 dia ingin bekerja diperusahaan sambil mencari beasiswa s2 semala 1 tahun setelah lulus s2 4 ( kebijakan terbaru dikti, lulus s2 harus selama 4 tahun) . melamar menjadi dosen. Itu usaha untuk jadi dosen
Sekarang usaha untuk menjadi wirausahawan , walau gak menjadi wirausaha kayak bob sadino, dan wirausaha yang terkenal lainnya. Usahanya sekarang yang  masih menjadi mahasiswa adalah membuat PKM-K yang harus lulus lalu menjalankan PKM tadi dengan baik. Gak putus asa itu usahanya yang dia pegang selalu.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Semoga Bermanfaat <<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<